Selasa, 09 November 2010

Sistem Trading harus di Test dulu...


Maukah Anda mencoba menjalankan sebuah pesawat terbang yang baru keluar dari pabrik tapi belum di test keamanan dan kelayakan pesawat tersebut?

Kalo Anda cukup beruntung, mungkin Anda akan selamat dalam penerbangan tersebut. Tapi sampai kapan? sampai terbukti kalau pesawat terbang tersebut ternyata tidak layak pakai dan roh Anda bergumam sambil melihat puing-puing pesawat, "Oh... ternyata pesawat ini belum layak terbang..."

Begitu pula dengan sistem trading.

Ketika suatu sistem trading telah selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah test drive. Bagaimana performanya, apa kekurangan dan kelebihannya.

Cari... cari... Pasti Ketemu.

Petarung sejati tidak akan pernah menyerah.

Jumat, 05 November 2010

Why Trader Falls

Kata Mutiara


"It doesn't matter how often you are right or wrong - it only matters how much you make when you are right versus how much you lose when you are wrong."
(George Soros)


"Take care of your losses and your profits will take care of themselves."
(A. B. Hostetter)


Do not believe in anything simply because you have heard it.

Do not believe in traditions because they have been handed down for many generations.

Do not believe in anything because it is spoken and rumored by many.

Do not believe in anything simply because it is found written in your books.

Do not believe in anything merely on the authority of your teachers and elders.

But after observation and analysis, when you find that anything agrees with

reason...then accept it and live up to it.

(The Buddha)

sumber : http://www.trading-naked.com

High Risk High Return? Benarkah...


High Risk High Return begitu melekat pada dunia forex. Tapi benarkah selalu begitu?

Sebenarnya faktor "high" ini tergantung dari cara sang trader memperlakukan modalnya.
Dengan position sizing dan money management, high risk high return bisa berubah menjadi low risk low return.

Bagi pemula penting sekali untuk menempatkan forex sebagai low risk.
Dengan low risk ini para pemula bisa belajar trading live lebih lama.
Target pemula bukanlah melipatgandakan uangnya dalam satu atau tiga bulan, target pemula forex trader adalah survive. Dalam masa survive ini akan banyak sekali pengalaman yang bisa mengasah kemampuan sang trader.

Contoh menjadikannya low risk adalah dengan memasang order tidak lebih dari 1% margin trading, Tiap satu sesi trading selesai baik win atau loss tulis lah catatan dalam jurnal forex pribadi dan analisa. Pengalaman adalah guru yang baik, belajarlah dari pengalaman trading Anda sendiri.
Kemudian, tidak membuka posisi lebih dari 2 kali dalam satu hari, masuklah pasar apabila benar-benar ada sinyal untuk masuk, jangan memaksakan kehendak anda terhadap pasar. Terkadang apa yang Anda lihat hanyalah proyeksi dari apa yang ingin Anda lihat.

Sejalan dengan waktu, low risk low return bisa anda naikan menjadi low risk medium return, atau bahkan bisa menjadikannya low risk high return. Tapi kalau malah high risk low return, sebaiknya analisa ulang, apakah forex memang cocok buat Anda.

Kamis, 04 November 2010

Tidak perlu menyalahkan siapapun...


Tidak ada yang bisa memprediksi pasar.

Apabila Stop Loss Anda tersentuh, tidak perlu marah dan tidak perlu merasa bersalah, karena dalam dunia probabilitas yang ada adalah sejumlah kemungkinan-kemungkinan.

Sehebat apapun indikator dan analisa, hasilnya tetap berupa kemungkinan-kemungkinan. Terimalah Stop Loss dengan lapang dada sebagaimana menerima Target Profit dengan gembira.

Apakah lantas indikator dan berbagai analisa menjadi tidak penting?

Bukan... Analisa atau indikator tetap diperlukan, tapi... ada yang lebih penting lagi yang seringkali dilupakan. Money Management.

Seperti lari maraton, seorang trader harus bisa berlari dalam jarak dan jangka yang panjang. Pengaturan tenaga dan napas menjadi hal yang penting.

Money management yang dikalkulasi secara matematis dalam menghadapi dunia probabilitas haruslah dimiliki sang trader.

Dengan money management yang handal, sang trader tidak perlu lagi kesal berlebihan ketika kalah, begitupun sebaliknya apabila menang. Money management akan mengatur semua kerugian dan keuntungan. Dengan Money Management yang baik sang trader bisa meningkatkan equitinya secara bertahap dibalik semua kemenangan dan kekalahannya.

Ketika Anda telah menemukan Money Management yang handal, ini bukanlah jaminan untuk memenangkan pasar. Ada satu hal yang perlu dimiliki sang trader setelah sistem trading dan money management, hal itu adalah kedisiplinan.

Intisari:
1. Buka posisi hanya apabila ada sinyal dari sistem trading Anda, tentukan Stop Loss dan Target Profit.
2. Kelola kemenangan dan kekalahan dengan money management.
3. Kedisiplinan dalam menjalani dua hal di atas.

Tugas:
1. Temukan sistem trading yang cocok dan teruji (back tested)
2. Temukan Money Management
3. Pelajari psikologi trading (kedisiplinan, kesabaran, menunggu, konsistensi, keserakahan, ketakutan etc)

Oke Guys... happy trading...