Rabu, 28 Juli 2010

Cari... Cari... Pasti Ketemu


Pantang menyerah, tekun, ulet, tetap semangat, berpikir positif, tidak ada yang mustahil.

THE EASIEST METHOD BUT EXTREMELY POWERFUL

sumber : http://belajarforex.com/artikel-teknikal/determining-support-resistance-with-simple-line.html

Baik. . .Hari ini kita akan belajar cara menentukan support dan resistance dengan menggunakan simple line. Nah, sebelum belajar cara menentukan, pertama-tama kita harus paham dulu apa pengertian dari support dan resistance.

Saudara, seperti yang telah kita pelajari bersama bahwa suatu trend (baik naik maupun turun) memiliki titik balik. Andaikan sebuah pergerakan harga dalam keadaan trend naik kemudian berganti menjadi trend turun, maka titik balik dari trend naik ke trend turun inilah yang disebut batas RESISTANCE. Sebaliknya titik dimana terjadi perubahan dari trend turun menjadi trend naik disebut batas SUPPORT.

Bagaimana cara menentukan batas support/resistance dengan simple line?

Cara ini merupakan cara yang paling sederhana dalam menentukan batas support dan resistance. Tanpa menggunakan rumus, hitung-hitungan, Anda dapat mengaplikasikan cara ini. Walaupun sederhana bukan berarti tingkat kegunaannya juga berkurang. Bahkan simple line dapat dikatakan “THE EASIEST METHOD BUT EXTREMELY POWERFUL”.

Untuk dapat menentukan batas support dan resistance dengan metode simple line sangatlah mudah. (Untuk batas resistance) Anda cukup melihat harga tertinggi dalam suatu periode lalu menarik garis lurus seperti garis hijau pada gambar di bawah. Garis ini akan memberikan indikasi kepada Anda agar Anda dapat mempunyai prediksi harga untuk hal ini. Seperti gambar di bawah, harga-harga tertinggi dalam periode tertentu inilah yang disebut batas resistance. Demikian juga dengan batas support, Anda cukup melihat batas-batas terendah dalam periode tertentu kemudian Anda tarik garis(lihat garis merah pada gambar di bawah)

Gambar 1 Tampilan Ilustrasi Sup/Res Tunggal

Apa Fungsinya Bagi Anda?

Nah saudara, sesuai dengan pengertian di atas, para trader menggunakan batas support dan resistance untuk memprediksi pergerakan harga. Dengan kata lain, apabila harga sudah mendekati batas support dan resistancenya, Anda perlu waspada karena akan sangat mungkin trend harga berbalik arah. Namun, tidak selamanya juga terjadi demikian. Pergerakan harga menembus juga dapat menembus batas resistance, dan terus melanjutkan pergerakannya, tanpa berbalik arah. Bila hal ini terjadi maka batas resistance yang ditembus tadi otomatis menjadi batas support. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar berikut:

Gambar 2 Tampilan Multi Sup/Res

Harga GBP/USD pada saat chart ini diambil adalah 1.9857. Lihat gambar di atas. Apabila harga kemudian hari menembus batas support 1 (garis yang berwarna merah). Maka batas Support 1 tersebut akan berubah fungsi menjadi Batas Resistance 1 dan Batas Support 2 menjadi Batas Support 1. Demikian juga halnya apabila harga menembus batas resistance.

Mengetahui Forex VS menghayati Forex

Yang menguasai peternakan akan dikalahkan oleh yang menguasai pertanian DALAM HAL BERTANI, begitupun sebaliknya, yang menguasai pertanian akan dikalahkan oleh yang menguasai peternakan DALAM HAL BERTERNAK.

Nah... dalam forex trading juga begitu.

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa:
Yang mengetahui akan dikalahkan oleh orang yang memahami;
Yang memahami akan dikalahkan oleh orang yang menguasai;
Yang menguasai akan dikalahkan oleh orang yang menyukai;
Yang menyukai akan dikalahkan oleh orang yang menghayati.

Sukses untuk semua...

Solehudin,

Selasa, 27 Juli 2010

Demo Account, Test Live Account and Live Account


Apabila ada yang mengatakan bahwa mendapatkan uang dari forex itu mudah, Anda harus hati-hati, karena menurut statistik, 95% dari pemula adalah looser, dan hanya 5% yang sukses.

Untuk mendapatkan profit yang konsisten dari forex market, maka diperlukan pembelajaran dan pengalaman.

Hampir semua Broker Forex menyediakan Demo Account, Tapi apakah menang atau sukses di demo account bisa menjadi suatu jaminan untuk menang di live account? Oh tidak, banyak trader forex yang bangkrut di live account setelah kesuksesannya di demo account.

Pergerakan harga di demo account dan di live account memang sama, tapi ada hal penting yang membedakannya, di live account memakai uang real, dan karenanya faktor emosi dan kedisiplinan pun dipertaruhkan, dan tentunya pengambilan keputusan pun tidak sejernih di demo account yang nota bene adalah uang virtual.

Apakah ada solusinya???

Sempet saya googling dan menemukan artikel yang menurut saya bagus sekali, saya lupa lagi alamat website-nya.

Dalam artikel itu dikemukakan tahapan-tahapan untuk trading di real account.

Tahap pertama, adalah trading di demo account. Dengan trading di demo account, seorang trader akan mulai belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan sekaligus mempraktekkan apa yang telah ia raih atau pahami.

Setelah merasa percaya diri di demo account, maka tahap selanjutnya adalah:

Tahap kedua, Test Live Account. Test live account adalah trading di real account tapi dengan menggunakan modal yang kecil dan trading dengan jumlah lot atau quantity yang kecil pula, hal ini untuk menghindari kerugian yang fatal, dan untuk membiasakan diri trading di live account. Dan setelah Percaya diri di test Live Account, maka langkah selanjutnya adalah:

Tahap Ketiga, Live Account. Untuk memasuki Live Account ini mulailah modal yang di tahap kedua (test live account) secara berangsur-angsur di tambah, sehingga secara psikologis tidak terlalu kaget.

Berapa lama dari masing-masing tahap ini harus dilakukan??? Ini adalah hal yang subjektif, tiap orang memiliki kebiasaan dan kesibukan yang berbeda. Yang jelas untuk sukses di forex tidaklah instant.

Minggu, 25 Juli 2010

Breakout Strategy

Breakout Strategy

(Postingan ini saya ambil dari hardisk, saya bener-bener lupa dari mana sumber asli tulisan ini, saya searching di internet, ternyata banyak yang sama dan mirip. Pokonya kepada penulis asli tulisan ini, saya mohon ijin untuk saya muat lagi di blog ini. Terima kasih sebelumnya.)

SYMETRICAL TRIANGLES (SEGITIGA SIMETRIS)
Pola Segitiga Simetris terjadi apabila pergerakan harga semakin mengecil memusat di tengah dimana minat beli berkurang dan minat jual pun berkurang. Hal ini disebut konsolidasi harga.


Pada pola harga di atas dapat ditarik garis membentuk segitiga yang semakin memusat. Kita tidak tahu kemana harga akan bergerak tetapi biasanya ketika harga berhasil menembus garis segitiga simetris maka trend baru akan dimulai.
Strategi : Gunakan puncak tertinggi pada pertengahan segitiga sebagai entry order BUY dan SL pada pertengahan segitiga. Sebaliknya gunakan lembah terendah pada pertengahan segitiga sebagai entry order SELL dan SL pada pertengahan segitiga.


ASCENDING TRIANGLES (SEGITIGA NAIK)
Pola Segitiga Naik terjadi apabila harga tertinggi tidak dapat menembus level resistance sedangkan harga terendah semakin meninggi sehingga pergerakan harga memusat ke level resistance.
Prinsipnya hampir sama dengan Segitiga Simetris yaitu apabila harga berhasil menembus garis Segitiga Naik maka trend baru dimulai. Biasanya pola seperti ini akan diikuti oleh Uptrend tapi tidak selalu.
Strategi : Hitung jarak antara puncak tertinggi dgn lembah terendah pada pertengahan segitiga kemudian bagi 2. Kemudian tambahkan pada level resistance hasilnya adalah level entry order BUY. Gunakan pertengahan jarak antara puncak tertinggi & lembah terendah tadi sebagai SL. Untuk entry order SELL gunakan level lembah terendah dengan SL yang sama.

DESCENDING TRIANGLES (SEGITIGA TURUN)
Pola Segitiga Turun adalah kebalikan Pola Segitiga Naik. Prinsip dasarnya pun sama.



CONSOLIDATION CHANNEL
Consolidation Channel terjadi bila harga bergerak sideway.

Strategi




Strategi 1 : Untuk channel dengan range kurang dari 20 pips, tambahkan 30% dari range channel pada level resistance sebagai entry order BUY, kurangi level resistance 30% dari range channel sebagai SL. Begitu pula sebaliknya untuk entry order SELL.

Strategi 2 :
Untuk channel dengan range lebih dari 20 pips, kita dapat manfaatkan fluktuasi harga dalam range. Bagi range dalam tiga area 30%, 40%, 30%.


Order SELL pada area 30% atas dengan target pada area 30% bawah. Begitu pula sebaliknya. Gunakan SL maksimal 20 pips. Perhatikan selalu indikator Anda untuk mengantisipasi terjadinya perubahan arah trend.

FLAG (POLA BENDERA)
Flag adalah variasi lain dari consolidation channel.